iklan

Tuesday, November 12, 2013

resepn nasi jajan khas madura



Gara-gara ngobrol sama sodara lha kok malah pengen bikin nasek jhejhen. Kangen pengen bikin, terakhir bikin waktu masih punya anak dua ( ya ampuuunnn ) .Nasek jhejhen ini nasi campur khas Madura, terutama daerah Pamekasan. Jaman masih kecil, kalo pas mudik ke rumah Mbah, makanan ini yang paling ditungguin. Pagi-pagi yang jualan lewat sambil bawa tenong ( keranjang jualan kue ). 

Ada satu orang jualan di rumah Mbah saya yang paling  inget sampe sekarang, yaitu tukang jualan bakso. Tukang jualan ini gak didorong kayak tukang jual bakso umumnya, tapi DISUNGGI ( diletakkan di atas kepala kayak orang Balibawa sesajen ) !!! Disunggi di bakul anyaman berikut kompor minyak tanahnya. Masya Allah…. Haduhhh…debus bangettt…  Dan satu lagi yang bikin saya inget banget sama Embuk ini, jari kakinya yang gak kompak :D Mungkin karena jalan jauh gak pakek sandal, mana Pamekasan kan panas bangetttt…Halahhh…lha kok jadi ngomong jari :D

Nasi campur ini isinya gak macem-macem. Petis ola telor ( telur bumbu kuning ), osik daging, serundeng kelapa dan potongan dendeng. Gak lupa sambel kukus/rebus yang puedessss….

PETIS OLA TELOR
Bahan
5 butir telur rebus, kupas
3 lembar daun jeruk
600 cc santan sedang (kemaren pakek 150 cc kara tambah air )
1 sdt petis ikan
Cabe rawit utuh ( optional )

Bumbu halus
5 siung bawang putih
2 cm jahe,bakar
3 cm kunci ( 3 buletan deh )
2 cm kunyit, bakar
Garam

Cara membuat :
  1. Tuang santan ke dalam panci, tambahkan daun jeruk, petis dan bumbu halus. Rebus sambil diaduk hingga mendidih
  2. Masukkan telur, masak sampai santan agak asat dan kental. Tambahkan cabe rawit utuh bila suka pada saat akan diangkat.

OSIK DAGING
Bahan
250 gr daging, rebus potong tipis sesuai selera
2 batang serai, geprek
3 lembar daun jeruk purut
150 cc santan kental ( pakek kara, malesss )
350 cc kaldu daging
½ sdt garam
Minyak goring untuk menumis

Bumbu halus :
4 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1-2 buah cabe merah gendut
1 cm kunyit
½ sdt ketumbar
¼ sdt jinten
¼ sdt merica bulat

Cara membuat :
  1. Tumis bumbu halus, serai, daun jeruk sampai wangi. Masukkan daging potong, tuang santan dan kaldu.
  2. Masak sampai bumbu meresap, daging lunak dan bumbu mengental.


SERUNDENG KELAPA MERAH
Bahan
200 gr kelapa sedang, parut kasar
Bumbu Halus
3 siung bawang putih ( yg besar yaa )
2 buah cabe merah besar
½ sdt terasi
¼ sdt ketumbar
2 lembar daun jeruk
1 cm laos
Garam
Gula

Cara membuat
  1. Aduk rata kelapa dan bumbu halus
  2. Sangrai sampai matang dan kering.

SAMBEL KUKUS/REBUS
Bahan
7 buah cabe rawit
3 buah cabe keriting
1 buah cabe merah gendut
½ sdt terasi bakar
½ sdt petis ikan
Garam

Cara membuat :
  1. Rebus/kukus cabe rawit, cabe keriting, dan cabe merah gendut sampe matang
  2. Ulek seluruh bahan dicobek.

nasi jajan madura

MONDAY, MARCH 5, 2012

Nasi Jajan Madura

Apa menu sarapan paling populer di Madura?
Jawabannya pastilah Nasi Jajan   (baca: Nase Jejen)




Kami tiba di Madura pagi. Tentu saja dalam kondisi belum sarapan pagi. Oleh Pamanku yang sering sekali ke Madura, Kami diajak ke sebuah warung mini di sebuah sudut kota Pamekasan. Warungnya meriah sekali, dindingnya dicat warna kuning menyala dan biru terang, lengkap dengan motif batik bunga-bunga. Konon katanya, disinilah Nasi Jejen paling enak se-Pamekasan berada. Sayangnya, aku lupa mencatat alamat warung itu.




Ketika kami menunggu Sang Ibu penjual nasi jejen melayani pesanan kami, beberapa orang pembeli berdatangan untuk mengantri. Rupanya warung ini laris sekali. Setiap orang minimalmembeli 2 bungkus nasi jejen. Lainnya bahkan bisa lebih dari 5 bungkus. Jadi semakin penasaran.. apa istimewanya Nasi Jejen ini ya?

Ternyata... Nasi Jejen sangat sederhana. Terdiri dari sekepal nasi putih yang pulen sekali, kemudian ada 2 iris daging sapi yang agak tipis dengan bumbu orange kecoklatan yang kental. Rasanya gurih dan asin. Kemudian ditambah dengan dendeng daging sapi yangSUPER TIPIS yang dipenuhi dengan parutan kelapa goreng (semacam serundeng) dengan aroma yang benar-benar mengundang selera!!!!

Thats it, itu saja. Sederhana sekali kan?
Tapi rasanya benar-benar menyenangkan!!!



Nasi Jejen bisa ditemui di banyak sudut kota-kota di Madura. Ada yang dijual di warung permanen, ada yang dijual di pinggir-pinggir jalan, bahkan ada pula yang dijual keliling oleh ibu-ibu madura dengan cara menyunggi (meletakkan barang jualannya di atas kepala).

Jadi... jika teman-teman berkunjung ke Madura, Jangan lupa untuk mencicipi "Rasa Yang Menyenangkan" dari Nasi Jejen.

Sunday, November 10, 2013

Mengenang Bukan Berarti Memulai Kembali 2

Sesampainya di kost, (kost?iya kost, rista adalah mahasiswa yang asalnya dari daerah, oleh karena itu dia kost didaerah dekat kampusnya) dia langsung mengirim pesan singkat, yang isinya tentang keberadaannya, yang sudah diluar kost. Tak lama ada balasan pesan singkat dari rista, isinya menjelaskan bahwa rista sedang turun ke bawah, dan dia di suruh untuk menunggu didalam, kost rista terletak di pinggir jalanan yang ramai dekat kampus, letaknya sangat strategis karena banyak orang berjualan di samping kanan,kiri, dan depannya. Sebelah kanannya adalah counter handphone, yang berjualan pulsa dan aksesoris handphone, jelas sangat ramai karena kebutuhan mahasiswa, sebelah kirinya counter berjualan parfum dan alat-alat kecantikan, sangat cocok karena berdekatan dengan kost cewek yang nyatanya butuh mempercantik diri, sebelahnya lagi ada apotik, toko roti, minimarket yang merk dagangnya menjamur itu, didepan ada warung, rental pengetikan yang sangat penuh, banyak mahasiswa mengerjakan tugas disana. Sebelum dia keluar dari pintu kostnya, banyak cewek seliweran waktu dia datang, entah karena memang mereka cari makan, atau karena penasaran siapa yang datang untuk mengunjungi rista. Dan setelah menunggu sekitar 10 menit, rista keluar mendatangi dia, dia langsung berdiri dan mengatakan “kamu rista ya?”, setelah itu mereka memulai obrolan dengan membahas sms-sms yang dikirimkan selama ini, karena basah kuyup terkena hujan, dia terlihat kedinginan, dan rista pun menawari untuk ganti baju kering, tapi mana ada yang ukurannya pas dengan dia, badan dia 2x lebih besar daripada rista. Dia sepertinya berhasil menarik perhatian si rista dengan joke-joke ringan dan membuat rista terbahak-bahak. Sampai dia berhenti cerita dan muncul dialog berikut :
Dia : ta, gnomon-ngomong kost mu ini lagi mati air ya?
Rista : kok bisa gitu?
Dia : iya, gpp Tanya aja
Rista : engggak juga, nyala terus kok
Dia : owh gt ya, tapi kok gak ada minuman ya
Rista : maksudnya apa sih, ya ada gallon didalam
Dia : yaaaa, itu mksdnya
Rista : owh kamu haus tho, mau  minum apa, sori ya aku gak mudeng, hehe
Dia : minum apa aja ta’, yang penting ngasihnya ikhlas

      Setelah itu rista bergegas ke toko sebelah yang jualan parfum, tapi juga jualan minuman ringan, dia ambil beberapa botol minuman berkarbonasi warna merah, yang dingin dan segar, sebenarnya udara sudah sangat dingin diluar akibat hujan berusan, tapi dinginnya minuman tersebut terasa sangat segar untuk membahasi kerongkongan yang kering. Tak terasa sudah 2 jam kita berbincang, tiba waktunya dia pamit untuk pulang. Dia pamit kepada rista untuk pulang sambil mengucapkan “nanti malam aku telpon ya”, “makasih dah mau ketemu dan ngobrol dengan aku”. Itulah awal pertemuan dan perkenalan langsung dia dengan rista.