share info apapun , yang mungkin dibutuhkan oleh yang lain. Semakin banyak memberi maka akan semakin banyak menerima.
iklan
Wednesday, December 18, 2013
Sunday, December 8, 2013
Mengenang Bukan Berarti Memulai Kembali 4
Entah kapan
tepatnya dia berpisah dengan rista, tapi hubungan itu tidak terpisah secara
langsung. Sampai saat waktunya rista wisuda, dan dia berpikir mungkin itulah
akhir pertemuannya dengan rista. Iya benar, rista sudah 4 tahun menjalani masa
kuliahnya, ini adalah saat terakhirnya menjadi mahasiswi, dan tak akan ada yang
tahu jalannya, bahkan mungkin rista sendiri tak tahu jalan selanjutnya,
meskipun sudah berencana, itulan manusia, hanya bisa berencana, tapi tuhan yang
berkehendak. Tak ada yang tahu pasti, kemana rista selepas wisudanya nanti,
termasuk dia. Rista memang sengaja memberitahu kapan tepatnya rista wisuda,
tapi tak sengaja rista memberitahu kepada dia, saat percakapan lewat telepon
yang singkat. Tanggal dan harinya sudah dia dapat dari rista, tapi bukan itu
yang membuatnya risau, sudah lama dia tak bertemu langsung dengan rista, tak
bertemu dengan orang tua rista, yang pasti hadir dalam acara wisuda tersebut. Sudahlah,
kalau tidak bertemu saat wisuda mungkin akan menyeseal dia, jadi dia tetap
berangkat ke tempat rista di wisuda. Sampai di sana, ternyata acara sambutan dan
acara-acara protokol lainnya belum selesai, jadi dia masih harus menunggu, di
hubunginya adik kandung dari rista, indah namanya, rista adalah anak pertama
dari dua bersaudara, adiknya cewek juga. Pesan sudah dikirim, dan adik rista
menjawab kalau ayah dan ibunya ada didalam gedung dan adik rista dan
saudara-saudaranya menunggu di tempat agak jauh dari gedung. Sempat menunggu
lebih dari satu jam, keyakinan sempat goyah karena perasaan yang sudah tak
karuan, untung dia bertemu dengan temannya saat di SMA, kebetulan temannya
mengantar pacarnya wisuda, bersama orang tuanya juga. Akhirnya ada teman untuk
dia ajak berbicara, dan menunggu pun tak terasa sampai acara akan berakhir. Saat
acara akan berakhir dia bertemu dengan kedua orang tua rista didepan pintu
keluar gedung acara, tanpa pikir panjang dia hampiri dan bersalaman dengan
kedua orang tua rista sambil mengucapkan salam. Perbincangan ringan tentang saling
menanyakan kabar pun terjadi diantara dia dan orang tua rista. Entah kenapa dia
merasa bahwa dia telah menjadi salah satu bagian dari keluarga besar, keluarga
yang sudah lama tak bertemu dan menahan rasa rindu. Kata-kata semangat dan
motivasi keluar dari ayah rista, dan kata-kata melembutkan dan
mendinginkan datang dari ibu rista, mereka membuat dia seakan istimewa. Ketika pintu
keluar sudah dibuka, dia minta pamit agar dia saja yang menunggu
berdesak-desakan di depan pintu, sambil mempersilahkan orang tua rista menunggu
di tempat yang agak kondusif. Lama rista tidak menunjukkan tanda-tanda keluar
dari ruangan itu, sampai beberapa saat, satu per satu temannya mulai keluar,
dia juga memberi selamat kepada teman-teman rista. Rista pun melihat dia dan
menghampirinya, tapi dia tidak mau menerima jabat tangan rista, bukan karena
tidak mau, tapi lebih karena tidak pantas. Dia berkata “ jangan aku dulu, orang
tua mu dulu” maksudnya adalah, bahwa orang tua rista lah yang harus dia jabat
tangan oleh rista terlebih dahulu sambil berkata “ terimakasih atas
pengorbanannya selama ini, sampai aku wisuda”. Barulah dia menerima ucapan
terimakasih dari rista dan sebaliknya dia berkata “selamat, kamu sudah membahagiakan
orang-orang yang kamu sayang” kepada rista, sambil memberi bunga dan souvenir
khas wisuda berupa boneka yang memakai baju toga, lengkap dengan membawa
ijasah, yang banyak dijual didepan gedung tempat wisuda tersebut. Tak lama
berbincang, dia meminta ijin pamit untuk meninggalkan mereka, rista dan orang
tuanya, membiarkan mereka larut dalam rasa syukur yang paling dalam, larut
dalam kebahagian selama penantian 4 tahun kuliah.
Mengenang Bukan Berarti Memulai Kembali 3
Setelah awal pertemuan diatas, sabtu malam
minggunya dia mengajak rista keluar ke sebuah mall, tak jauh dari kost nya
berada, mall itu memang tempat refreshing, terutama untuk anak perantauan
seperti rista, yang pulang kerumah setidaknya dua minggu sekali, pertama untuk
mengirit biaya transportasi, kedua untuk lebih fokus belajar di sini. Setalah
ajakan dia direspon oleh rista, dia merencanakan jam 6 sudah di kost rista, dan
mulai menuju ke mall tersebut. Di mall itu mereka berencana menonton twilight,
yang dibaca tuuwaitlait, tapi bagian penjualan tiket mendengar dia mengatakan
toilet, mereka pun berdua tertawa dan sampai rista mengucapkan lagi apa yang
dia ucapkan “tuwaitlait mbak”kata rista.
Sambil menunggu mereka berdua berfoto-foto dan banyak tawa atau canda
sangat terlihat, sungguh orang baru jadian, semua milik berdua, sangat indah,
sangat sempurna, walaupun sederhana. Sampai waktunya pemutaran film akan
dimulai, mereka masih bercanda, dia mencoba semua leluconnya untuk menarik
simpati rista, mulai melepas sandal saat mau masuk teater, berpura-pura marah
ketika tiket nonton disobek oleh penjaganya, sampai memberi salam kepada semua
yang ada di dalam teater tersebut. Entah malu atau tidak, tapi rista tertawa,
tawa yang indah, tawa yang sudah lama dia tak melihatnya, seakan pelangi keluar
dari mata dan tawanya, sederhana tapi indah. Itulah yang selama ini dia
inginkan, tak perlu berlebih untuk bahagia, kadang bahagia itu sederhana dan
ada disekitar kita semua. Film twilight yang pertama ini bercerita tentang
pertemuan antara bella yang diperankan oleh kritstin steward dan edward cullen.
Ceritanya tentang kisah cinta antara 2 makhluk yang benar-benar berbeda, satu
wanita satunya pria, satu manusia satunya vampir, ketetapan hati bella untuk
menjadikan edward kekasih sejatinya ternyata tak mudah, banyak pertentangan
dari semua pihak, tapi akhirnya mereka berdua tetap jatuh cinta dan saling
mencinta, Janganlah memandang siapa yang kau cintai, tapi bagaimana kau
mencintainya itu lebih penting. Ringkasan filmnya pasti semua bisa menebak kan,
mereka berdua sangat fokus melihat dan meresapi setiap scene yang ada, sampai
tak terasa waktu pulang dia mengatakan suatu hal kepada rista, maukah kau
mencintai dan kucintai?dan jawabannya sangat terasa indah dan bersinar.
Subscribe to:
Posts (Atom)
